Kamis, 03 Mei 2012

Mengamati Reaksi Redoks

0 komentar
Mengamati Reaksi Redoks

I. TUJUAN

Menyelidiki reaksi logam dengan air dan logam-logam yang dapat mendesak ion H+ dari larutan asam.

II. TEORI

Reaksi redoks adalah gabungan dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi yang berlangsung bersamaan. Ada beberapa pengertian mengenai reaksi redoks, di antaranya adalah peristiwa pelepasan electron (reaksi oksidasi) dan peristiwa penangkapan electron (reaksi reduksi). Zat yang mengalami oksidasi mengalami kenaikan biloks(bilangan oksidasi), dan zat yang mengalami reduksi mengalami penurunan biloks.

Air merupakan elektrolit lemah yang dapat terionisasi menghasilkan ion H+ dan ion OH-. Bila logam bereaksi dengan air, sebagian ada yang larut (mampu mendesak ion H+ dari air), dan sebagian lagi tidak dapat larut. Demikian pula halnya dengan reaksi logam dengan larutan lain, misalnya HCl, HNO3, dan lain lain.

III. ALAT DAN BAHAN

a. Alat

1. Tabung reaksi dan raknya

2. Kertas amplas

3. Gunting kaleng

b. Bahan

1. Logam Cu, Fe, Pb, dan Zn, yang masing-masing berbentuk lempengan

2. Logam Mg yang berbentuk pita

3. Larutan HCl 4M

4. Air

IV. CARA KERJA

1. Gunting lempeng logam-logam tersebut dengan ukuran 3cm x 0,5cm masing-masing sebanyak 2 potong. Amplas permukaannya hingga bersih

2. Sediakan 5 tabung reaksi dan masukan 1 potongan tiap logam tadi ke dalam tiap tabung berturut-turut : Cu, Fe, Mg, Pb, dan Zn. Tambahkan air ke dalam masing-masing tabung reaksi hingga setinggi 2 cm di atas logam. Amati dan catat perubahan yang terjadi di dalam tabung.

3. Tuangkan ke dalam 5 tabung reaksi yang lain masing-masing sebanyak 2 mL larutan HCl 4M. Kemudian tambahkan ke dalam masing-masing tabung tersebut 1 potong logam tadi secara berturut-turut : Cu, Fe, Mg, Pb, dan Zn. Amati dan catat perubahan yang terjadi di dalam tabung.

V. SKEMA KERJA

Air


Air


Air


Air


Air


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


dimasukan


dimasukan


dimasukan


dimasukan


dimasukan


Logam Cu


Serbuk Fe


Logam Mg


Logam Pb


Logam Zn


didiamkan


didiamkan


didiamkan


didiamkan


didiamkan


Tidak berubah


Mengendap


Tidak berubah


Tidak berubah


Tidak berubah


Untuk air :

Untuk asam :

HCl 4M


HCl 4M


HCl 4M


HCl 4M


HCl 4M


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


Tabung Reaksi


dimasukan


dimasukan


dimasukan


dimasukan


dimasukan


Logam Cu


Serbuk Fe


Logam Mg


Logam Pb


Logam Zn


didiamkan


didiamkan


didiamkan


didiamkan


didiamkan


Warna memudar


Bergelembung


Bergelembung


Warna memudar


gelembung


mengendap


lama-lama terlarut


di permukaan


VI. HASIL PENGAMATAN

Table 2.1 Hasil pengamatan reaksi logam dengan air dan Hcl

No


Logam


Pengamatan reaksi logam dengan

Air


Larutan HCl 4M

1


Tembaga (Cu)


tidak bereaksi


warnanya memudar

2


Besi (Fe)


mengendap


bergelembung, mengendap

3


Magnesium (Mg)


tidak bereaksi


bergelembung, lama-lama terlarut

4


Timbel (Pb)


tidak bereaksi


warnanya memudar

5


Zink (Zn)


tidak bereaksi


gelembung udara di permukaan

VII. PERTANYAAN

1. Menurut anda, logam manakah yang bereaksi dengan air dan manakah yang bereaksi dengan asam? Tuliskan persamaan reaksi redoksnya.

Jawab : Dalam percobaan kali ini, tidak ada logam yang dapat bereaksi dengan air. Sedangkan sebaliknya untuk asam. Semua logam dapat bereaksi dengan asam.

Persamaan reaksi redoksnya =

- Cu + 2HCl → CuCl2 + H2

- Fe + 2HCl → FeCl2 + H2

- Mg + 2HCl → MgCl2 + H2

- Pb + 2HCl → PbCl2 + H2

- Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2

2. Jelaskan mengapa ada logam yang dapat bereaksi dengan air atau asam, dan ada logam yang tidak dapat bereaksi.

Jawab :

Karena pada reaksi air dengan logam, air merupakan elektrolit lemah yang sulit untuk bereaksi. Ada sebagian logam yang dapat larut(bereaksi) di dalam air dan sebagian lagi tidak dapat. Dalam percobaan kali ini, air tidak dapat melarutkan logam-logam. Sedangkan pada logam dengan asam, masing-masing dapat dengan mudah melepaskan atau menangkap electron. Hal ini yang menyebabkan logam dengan asam dapat menghasilkan suatu reaksi redoks.

VIII. PEMBAHASAN

Air yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Cu, ternyata setelah didiamkan beberapa saat tidak terjadi perubahan.

Air yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan serbuk Fe, ternyata setelah didiamkan beberapa saat terjadi pengendapan di atas dan dibawah permukaan tabung reaksi.

Air yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Mg, ternyata setelah didiamkan beberapa saat tidak terjadi perubahan.

Air yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Pb, ternyata setelah didiamkan beberapa saat tidak terjadi perubahan.

Air yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Zn, ternyata setelah didiamkan beberapa saat tidak terjadi perubahan.

HCl yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Cu, ternyata setelah didiamkan beberapa saat mengakibatkan warna logam Cu tersebut memudar.

HCl yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan serbuk Fe, ternyata setelah didiamkan beberapa saat menghasilkan gelembung udara dan endapan.

HCl yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Mg, ternyata setelah didiamkan beberapa saat mengakibatkan gelembung udara dan lama kelamaan logam Mg akan terlarut.

HCl yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Pb, ternyata setelah didiamkan beberapa saat mengakibatkan warna logam Pb tersebut memudar.

HCl yang dimasukkan kedalam tabung reaksi dan dicampurkan dengan logam Zn, ternyata setelah didiamkan beberapa saat menghasilkan gelembung udara pada permukaan logam.

IX. KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah dilakukan, diketahui bahwa logam Cu, Fe, Mg, Pb dan Zn tidak dapat bereaksi dengan air. Namun logam tersebut dapat bereaksi dengan HCl. Logam Cu direaksikan dengan HCl menghasilkan pemudaran warna pada logam Cu. Serbuk Fe direaksikan dengan HCl menghasilkan gelembung dan endapan. Logam Mg direaksikan dengan HCl menghasilkan gelembung udara dan lama kelamaan logam Mg melarut. Logam Pb direaksikan dengan HCl menghasilkan pemudaran warna pada logam Pb. Logam Zn direaksikan dengan HCl menghasilkan gelembung udara pada permukaan logam.

Leave a Reply

Tinggalkan Komentar...! Jangan lupa follow ya

Welcome To My Blog™ l IZAL-INK™Copyright © 2011. Design By :Rizal.S. Supported : Blogger

Shared For All Information l You Can Find Everything What You Find Here l The Largest Indonesian Hi-Tech l IT Community - NEWS UPDATE!